Selasa, 11 Juni 2013

Enak Untukku, Aneh Untukmu

Tiap daerah pasti punya sesuatu yang khas. Salah satunya adalah makanannya. Ssst, saking uniknya, orang dari daerah lain menganggap itu sebagai suatu keanehan! Sebaiknya, enak atau aneh, enggak usah dipermasalahkan. Inilah salah satu contoh keragaman.

Ulat Sagu
Pernah makan ulat sagu? Hiiiy...! Ulat, kok, dimakan, sih? Jangan salah! Kata teman kita di Papua, ulat sagu itu enak, loh! Tidak hanya di Papua, ulat sagu ini juga disukai banyak orang di beberapa daerah Kalimantan Timur, Sumatera Utara, dan daerah sekitar Sarawak.

Ulat sagu ini mereka ambil dari batang pohon sagu yang sudah dipotong beberapa bulan. Biasanya kumbang suka bertelur dan menetas di batang pohon itu. Nah, saat ibu - ibu mencari sagu, mereka biasanya menemukan ulat ini.

Ulat sagu

Ulat - ulat sagu ini biasa mereka jadikan lauk. Menurut mereka, makan ulat sagu bisa menyehatkan badan dan menambah tenaga.
Ulat sagu ini biasanya dimasak seperti sate. Ditusuk pada potongan bambu, lalu dipanggang. Ada juga yang dimasukkan ke dalam masakan sagu atau dibuat sambal. Konon rasanya sangat gurih, manis, dan lezat.

Sate ulat sagu

Laron 
Saat musim hujan tiba, laron biasanya akan bermunculan. Jumlahnya sangat banyak. Banyak orang mengumpulkan laron-laron itu untuk dijadikan lauk. Laron-laron itu dikumpulkan di suatu tempat dan di ayak sampai sayapnya terlepas. Setelah itu, laron disangrai atau digoreng tanpa minyak sampai kering. Kini, laron sangrai siap disantap dengan nasi hangat. Bisa juga, laron dicampur dengan parutan kelapa dan diberi bumbu bawang putih dan garam, lalu dikukus.

Belalang
Di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta, kita bisa menemukan banyak penjual belalang. Belalang-belalang ini digantung dalam rentengan dan dipajang di pinggir jalan. Satu renteng biasanya lebih dari 10 ekor. 

Di daerah Gunung Kidul, belalang - belalang ini bisa dijadikan lauk. Cata memasaknya, belalang-belalang ini dibersihkan isi perutnya dan dicuci bersih. Setelah itu belalang dibumbui bawang dan garam, lalu digoreng sampai kering. Belalang garing ini pun siap disantap dengan nasi hangat. Bisa dicocol sambal. Rasanya? Hmm, lezat dan kriuk kriuk sekali. Selain rasanya lezat, belalang mengandung protein yang baik untuk tubuh.
Karena makanan belalang sangat digemari, disana banyak orang menjadi pengumpul belalang.

Belalang goreng makanan khas Gunung Kidul

Bekicot
Bekicot juga salah satu makanan yang banyak peminatnya. Enggak cuma di Indonesia, tetapi juga di Jepang, Vietnam, Prancis, Hongkong, Belanda, Taiwan, Yunani, Belgia, Luxemburg, Kanada, Jerman, dan Amerika Serikat. Escargot disajikan dalam bentuk utuh dengan cangkangnya. Disana, menu ini termasuk makanan mewah dan mahal. Bagi yang suka, escargot luar biasa nikmatnya. Dagingnya mengandung gizi yang baik, sedangkan cangkangnya mengandung kalsium. Di Indonesia, bekicot biasanya dijadikan kripik.

Escargot


sumber : Majalah Bobo Edisi 04 Tahun XXXVII 
Share:

0 Comments:

Posting Komentar